Cara Mengeluarkan Sperma

Idealnya, laki-laki akan mengeluarkan spermanya sewaktu melakukan hubungan suami istri.

Pada saat mencapai klimaks orgasme, lalu alat vital pada pria akan mengeras, dan akan menyemburkan cairan semen yang kental, dan dalam cairan itulah terdapat sperma yang akan disalurkan ke sel telur pada wanita.

Namun untuk sebagian pria yang tidak memiliki istri, tentu tidak bisa mengeluarkan sperma dengan cara seperti itu.

Atau bisa juga pria yang sedang berada di tempat terpisah dengan istrinya, sehingga tidak bisa melampiaskan keinginannya untuk mengeluarkan sperma.

Hal inilah yang membuat sebagian pria sering melakukan onani atau seks tunggal untuk mengeluarkan spermanya.

Cara cepat mengeluarkan sperma laki-laki dengan cara seperti ini dilakukan dengan beberapa media atau alat bantu.

Dalam hukum Islam, sebagian ulama mengatakan cara ini tidak baik atau dosa, karena bisa merusak manusia secara biologis dan psikologis.

Secara biologis, hal ini bisa memperlemah urat-urat, otak dan daya tahan tubuh.

Mengeluarkan sperma sendiri itu hanya diperbolehkan dalam keadaan darurat, misalnya saat birahi pria sedang tinggi, untuk mencegah dia berzinah dengan perempuan lain yang di sekitarnya, maka dia bisa melakukannya sendiri.

Cara mengeluarkan air mani laki-laki baik secara seks tunggal atau masturbasi maupun dengan berhubungan intim perlu diketahui cara dan akibatnya, sehingga bisa memberikan gambaran baik atau buruknya kegiatan tersebut untuk dilakukan.

 Cara Mengeluarkan Sperma Laki-laki

1. Dengan berhubungan seksual bersama pasangan atau istri

cara mengeluarkan sperma tanpa tangan

Istri berkewajiban untuk memuaskan suami, termasuk masalah hubungan suami istri atau hubungan ranjang.

Di dalam melakukan hubungan seksual tersebut, istri harus bisa memuaskan suami, yaitu membuat suami terangsang dan pada akhirnya akan mencapai orgasme.

Pada waktu orgasme, pria akan mengeluarkan air mani yaitu cairan semen yang mengandung sperma.

Sperma itulah yang akan berlari cepat berlomba menuju ke sel telur, dan sperma yang terkuat itulah yang masuk ke rahim untuk menciptakan janin.

Maka dalam setiap kali berhubungan, pria akan berusaha untuk mengeluarkan spermanya yang banyak, yang bisa dirangsang oleh pasangan atau istrinya tersebut dengan tujuan agar istrinya cepat hamil.

Cara ini lebih disarankan untuk Anda yang ingin mengeluarkan sperma, karena sering berhubungan dengan pasangan akan berdampak positif baik secara biologis yang akan menjaga kesehatan tubuh, juga berdampak baik secara psikologis yaitu dengan semakin dekat dengan pasangan Anda.

2. Dengan tangan

cara agar tidak ejakulasi dini

Cara mengeluarkan sperma tanpa berhubungan seksual juga bisa dilakukan dengan bantuan alat, misalnya dengan tangan sendiri.

Namun cara ini memiliki beberapa dampak negatif.

Salah satu efek negatifnya adalah gangguan saraf pada otak, daya tahan tubuh menjadi lemah, ereksi menurun, dan yang paling fatal bisa menimbulkan impotensi atau mandul.

Selain itu dampak lainnya adalah ketidakseimbangan hormon yang diakibatkan oleh kelebihan aktifitas saraf saat melakukan masturbasi dengan tangan.

3. Dengan menggunakan bantuan boneka atau bantal guling

cara oral suami agar puas

Boneka atau bantal guling ini dipakai oleh pria sebagai pengganti pasangan atau istrinya dalam melakukan orgasme untuk mengeluarkan sperma.

Benda tersebut digesek-gesekkan ke bagian organ vital pria, untuk mencapai orgasme.

Karena teksturnya yang lembut dan bisa ditindih seperti tubuh wanita.

Setelah itu sperma akan dikeluarkan dari proses tersebut.

Terlalu sering melakukan seks seperti ini akan menyebabkan sperma semakin tidak sehat dan semakin berkurang.

Karena sperma yang dikeluarkan membutuhkan waktu untuk matang sekitar 2 hari, jika dikeluarkan setiap hari bahkan sehari beberapa kali dengan cara masturbasi ini, maka sperma tidak akan pernah matang, dan belum matang dipaksa untuk keluar.

4. Dengan mulut

Cara ini membutuhkan pasangan untuk melakukannya, dan tentunya adalah pasangan yang sah atau istri.

Karena jika Anda adalah pasangan yang sah, bukan hanya secara psikologi, tapi juga secara biologis akan menjadi lebih sehat.

Dalam memasukkan alat vital pria ke dalam mulut wanita, dibutuhkan jaminan bahwa tubuh pria itu sehat, dan itu bisa di test atau diperiksa pada masa pranikah.

Sebelum menikah kedua pihak tentu melakukan medical check up, yang akan menjamin kesehatan masing-masing pihak.

Walaupun memang tidak menjamin 100 persen, tapi kemungkinan untuk terjadi hal-hal yang tidak diinginkan tentu akan lebih sedikit.

Dibandingkan dengan jika Anda melakukannya dengan orang yang belum Anda kenal secara mendalam atau dengan kata lain wanita yang bukan pasangan yang sah.

Karena penyakit kelamin termasuk penyakit berbahaya, contohnya HIV AIDS.

Penyakit itu bisa menular lewat mulut, organ vital dan organ tubuh lainnya.

Jadi jika ingin mengeluarkan sperma dengan menggunakan mulut pasangan, lakukan dengan istri sendiri, jangan dengan sembarang orang.

5. Dengan bahan pelicin

apa penyebab sperma laki laki encer

Bahan pelicin yang sering dipakai adalah sabun atau hand body.

Bahan ini dipakai untuk melicinkan atau menghaluskan organ vital pada pria atau penis, dan dengan begitu, akan mudah untuk memijatnya pada saat mengeras, lalu mengeluarkan spermanya.

Ini juga merupakan salah satu bahan atau alat bantu untuk mengeluarkan sperma sendiri tanpa bantuan dari pasangan.

6. Dengan memainkan bagian testis pria

malam pertama saat haid

Hal ini juga bisa dilakukan oleh istri yang ingin memuaskan suami dengan tanpa melakukan hubungan seksual, misalnya pada saat istri sedang haid.

Bagian testis atau biasa disebut dengan istilah “bola” terletak di bagian bawah penis dan agak kendur.

Istri yang pintar memainkan testis tersebut akan membuat pria orgasme dengan cepat dann dalam waktu yang singkat sperma akan keluar dari ujung penis tersebut.

Cara mengeluarkan sperma laki-laki dengan cara seperti ini juga lebih bagus untuk dilakukan dibanding dengan masturbasi.

Namun, harus hati-hati karena testis merupakan organ sensitif pria.

Salah memainkannya saja, bisa membuat pria mengerang kesakitan, atau menghilangkan mood untuk bercinta.

7. Memainkan frenulum dan perineum pria

berhubungan pada saat haid

Frenulum terdapat di bagian bawah kepala penis yang memiliki tekstur agak kasar dan berserabut.

Sedangkan perineum adalah titik sensitif yang sangat mudah dijangkau terletak diantara testikel dan anus.

Dengan memainkan secara tepat dan benar kedua bagian tersebut, pria akan cepat mencapai orgasme.

Namun Anda harus memainkannya dengan lembut dan menggunakan hati, maka hal itu akan membuat pria merasa kenikmatan yang tinggi dan menjadi cepat mencapai orgasme.

Namun jika Anda memainkannya dengan kasar, terutama di bagian perineum, justru hal itu akan membuat pria menjadi kesakitan dan tidak nyaman.

Memainkan kedua bagian ini juga biasa dilakukan istri untuk memuaskan suami saat mereka sedang haid sehingga tidak bisa berhubungan seksual secara langsung.

Dari semua cara diatas, yang paling dianjurkan untuk mengeluarkan sperma laki-laki tentunya adalah dengan melakukan hubungan seksual secara langsung dengan istri, karena itu yang dianjurkan oleh agama, dan selain itu juga berhubungan seksual memberikan pengaruh yang positif bagi kesehatan tubuh.

Penyuka bulu tangkis yang juga hobi berenang. Menyukai hal – hal dewasa jika ditinjau dari segi kesehatan. Temukan saya di facebook: Zaid Abdurrahman.

CLOSE