Cara Mencegah Kehamilan

Tidak semua pasangan menginginkan kehamilan, meski keduanya adalah sepasang suami istri.

Beberapa alasan yang paling mungkin yaitu lantaran usia yang sudah terlalu tua yang bisa membahayakan wanita jika melahirkan anak atau karena alasan kesehatan dan program keluarga berencana.

Oleh karena itu, mereka menghindari terjadinya pembuahan meski tetap melakukan hubungan intim.

Tidak dapat dipungkiri juga saat ini pasangan diluar nikah pun melakukan hubungan intim.

Tentunya akan menjadi masalah jika sampai terjadi kehamilan.

Oleh sebab itu mereka harus mengetahui cara agar tidak hamil setelah berhubungan intim dengan pacar.

Cara-cara tersebut meliputi penggunaan kondom, cara melakukan hubungan intim, hingga solusi jika sperma keluar di dalam vagina menuju rahim pasangan.

Dalam berhubungan badan, kita juga harus mengetahui apa yang harus dilakukan setelahnya.

Selain untuk memastikan sperma tidak masuk ke vagina juga untuk menjaga kebersihan.

Sehingga informasi mengenai pencegahan hamil ini sangat berguna untuk dipelajari dalam pendidikan seks.

Karena di dalamnya juga menyangkut keamanan, kesehatan, dan kebersihan yang berguna bagi setiap individu.

Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan

1. Memakai Kondom atau Pelindung Vagina

cara oral sex yang nikmat

Cara yang paling mudah dilakukan untuk mencegah terjadinya pembuahan sel telur adalah dengan menggunakan pelindung. Baik itu pelindung bagi lelaki maupun wanita.

Untuk laki-laki, mereka bisa menggunakan sebuah selaput tipis berbentuk kantung yang akan menampung sperma yang keluar.

Sehingga ketika dilakukan penetrasi, sperma tetap dikeluarkan di dalam tanpa khawatir akan masuk ke rahim dan membuahi sel telur.

Saat ini kondom dijual bebas dipasaran, Anda bisa menemukannya di apotek atau minimarket.

Teksturnya disesuaikan agar tetap nyaman dan juga dilengkapi cairan pelumas untuk memudahkan penetrasi.

Selain laki-laki, perempuan juga bisa menggunakan pelindung vagina atau sering dikenal dengan sebutan kondom wanita.

Pelindung ini masih jarang di temukan di Indonesia.

Cara pemakaiannya adalah dengan memasukkannya ke dalam vagina sehingga sprema yang dikeluarkan di dalam akan tertahan oleh selaput tersebut.

2. Menggunakan Pil atau suntik KB

cara agar tidak hamil setelah berhubungan intim

Untuk mengurangi tingginya jumlah kelahiran bayi, Indonesia mencanangkan program Keluarga Berencana atau kita kenal dengan KB.

Jika Anda mengikuti program ini, tentunya ada banyak cara untuk mewujudkan hal tersebut.

Cara yang paling ekstrem namun sangat efektif adalah dengan melakukan operasi.

Tapi cara yang paling mudah dan sederhana adalah dengan mengkonsumsi pil KB atau suntik KB.

Cara kerja pil KB adalah dengan menghambat produksi hormon tertentu yang bisa menyebabkan kehamilan salah satunya produksi sel telur.

Dengan kata lain, pil KB memproteksi wanita agar tidak hamil.

Namun pemakaian pil KB ini harus dengan resep dokter karena terdapat beberapa efek samping, baik jangka panjang maupun jangka pendek.

3. Seks Oral sebagai Solusi

cara mencegah kehamilan secara alami

Cara untuk menghindari kehamilan selanjutnya adalah dengan melakukan alternatif gaya seks seperti oral.

Seks oral adalah sebutan untuk gaya bercinta yang dilakukan dengan mulut.

Cara ini jelas dapat menghindarkan Anda dari kehamilan karena tidak ada penetrasi oleh penis sama sekali.

Pihak wanita juga memuaskan pasangannya bukan dengan miss V namun dengan mulut.

Cara yang paling umum dilakukan adalah dengan cara melakukan rangsangan ke mr P pria dengan mulut.

Biasanya tangan juga digunakan untuk membantu memberikan kepuasan lebih.

Namun dalam melakukan seks secara oral ini, Anda diwajibkan untuk menjaga kebersihan baik sebelum dan sesudah berhubungan.

Gunanya untuk mencegah bakteri yang tidak diharapkan.

4. Tidak Melakukan Penetrasi

cara mencegah kehamilan tanpa kb

Cara mencegah hamil selanjutnya adalah tidak melakukan penetrasi atau memasukkan penis ke dalam vagina.

Tentu saja cara ini tidak akan membuat pasangan hamil karena sperma tidak akan masuk ke dalam vagina untuk kemudian berenang ke rahim.

Karena tidak ada penetrasi, biasanya pria hanya menggesekkan mr P ke klitoris wanita untuk mencapai kenikmatan.

Dalam melakukan gaya bercinta seperti ini, pria juga tetap harus hati-hati ketika hendak mengeluarkan sperma.

Saat bersetubuh dan terjadi lonjakan hormon yang menyebabkan sperma sudah waktunya dikeluarkan, pastikan Anda tidak mengeluarkannya di sekitar mulut vagina.

Beberapa sumber menjelaskan bahwa masih ada kemungkinan terjadi kehamilan meski sperma hanya disemprotkan di sekitar klitoris atau di mulut vagina.

Apalagi jika wanita lalai dan tidak membersihkannya sesaat setelah ML.

Hal ini karena sperma dapat berenang menuju ke rahim dan bertahan hidup hingga 2 – 3 hari dalam kondisi yang memungkinkan.

5. Mengatur Luapan Gairah pada Pria

cara mencegah kehamilan jika sperma terlanjur masuk

Gairah ternyata mempengaruhi durasi seseorang dalam mencapai klimaks.

Meskipun bukan satu-satunya faktor, namun mengatur gairah ini bisa membuat Anda setidaknya bisa menahan keluarnya sperma.

Beberapa pria yang cukup menguasai cara behubungan intim bersama pasangan, tidak perlu repot-repot menggunakna pil KB dan kondom.

Mereka tetap melakukan penetrasi seperti biasa namun tetap pada kondisi aman.

Cara mengatur luapan gairah ini bisa dilakukan dengan permainan ritme masukan dan psikologis.

Mungkin terdengar sedikit rumit, namun banyak pria sudah melakukannya dan berhasil.

6. Melakukan Metode Vasektomi

cara agar tidak hamil setelah berhubungan

Pada dasarnya vasektomi adalah cara untuk mencegah sperma dikeluarkan melalui penis melalui jalan operasi bedah minor.

Meskipun sedikit ekstrem namun cara ini dinilai begitu efektif jika dilakukan oleh pasangan yang menghindari kehamilan.

Namun tentu saja, untuk sebagian cara dalam metode vasektomi ini bersifat permanen, jadi Anda tidak dapat merubahnya di kemudian hari.

Ketika seorang pria sudah menjalani vasektomi, maka ketika ia ejakulasi maka aliran sperma akan dihambat.

Sehingga bisa mencegah terjadinya pertemuan sperma dengan sel telur.

Metode ini memiliki banyak cara di antaranya adalah dengan menjepit saluran vas deferens, menyuntikkan zat sclerotizing ke saluran tersebut, mengikatnya, menutupnya dengan jarum dan lain sebagainya.

7. Menghindari Masa Subur Wanita

cara agar tidak hamil setelah ml

Salah satu cara yang dipercaya bisa mengurangi resio terjadinya kehamilan yang tidak diharapkan adalah melakukan hubungan seksual di luar masa subur pasangannya.

Masa subur adalah masa dimana sel telur wanita sudah matang dan siap dibuahi.

Ciri-cirinya bisa dikenali dengan cara melihat perubahan fisik dan psikologis wanita.

Seperti payudara yang membesar, gairah yang meningkat, dan lain sebagainya.

Tentunya masa subur ini bisa dihitung dengan mudah terutama pada wanita yang memiliki periode menstruasi yang normal.

Penetrasi seperti biasa bisa dilakukan dengan aman.

Namun meskipun Anda menghindari masa subur berdasarkan perhitungan, Anda tetap berhati-hati.

Karena tidak ada yang bisa memastikan apakah akan terjadi kehamilan jika sperma sudah masuk.

Dalam memahami cara mencegah terjadinya pembuahan ini baik pria dan wanita harus saling mengetahui dengan baik.

Penyebab gagalnya pembuahan bisa terjadi jika sperma berada di luar kandungan saja dan tidak bertahan hingga mencapai sel telur.

Hal ini memang tidak dapat dipastikan dengan kasat mata, namun dengan pemeriksaan.

Yang terpenting adalah berjaga-jaga dan menjaga kebersihan selalu.

Mahasiswi di salah satu universitas di kota Suci. Tertarik dengan seks sejak memasuki masa puber. Hobi menulis sejak remaja dan sekarang jadi penulis freelance di Kuatngaceng.com. Add me on facebook Savira Dewi.

CLOSE